Didenda PSSI Rp 175 Juta, PSIS Siapkan Kamera di Tribune

Didenda PSSI Rp 175 Juta, PSIS Siapkan Kamera di Tribune

TVOne Sport – PSIS Semarang menerima denda Rp 175 juta dari Komisi Disiplin PSSI. PSIS akan mengantisipasi bahwa penyebab sanksi tidak akan terulang. Melalui akun Instagram @psisofficial, sanksi dilengkapi dengan foto-foto keputusan PSSI yang ditandatangani oleh Ketua Komite Disiplin PSSI, Asep Edwin Firdaus.   View this post on Instagram   PSIS Didenda 175 Juta Menginjak

TVOne Sport PSIS Semarang menerima denda Rp 175 juta dari Komisi Disiplin PSSI. PSIS akan mengantisipasi bahwa penyebab sanksi tidak akan terulang.

Melalui akun Instagram @psisofficial, sanksi dilengkapi dengan foto-foto keputusan PSSI yang ditandatangani oleh Ketua Komite Disiplin PSSI, Asep Edwin Firdaus.

 

View this post on Instagram

 

PSIS Didenda 175 Juta Menginjak pekan kelima kompetisi Shoppee Liga 1 2019, PSIS mendapatkan denda dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terkait tingkah laku buruk suporter. PSSI mengirimkan dua salinan keputusan (SK) kepada PSIS. SK pertama dengan nomor 011/L1/SK/KD-PSSI/VI/2019 terkait pelanggaran yang dilakukan pada laga PSIS Vs Persija Jakarta. Oknum suporter PSIS dan Persija di tribun barat kedapatan saling melempar botol. Selain sanksi pelemparan botol, ada juga kembang api yang dinyalakan. Menurut laporan dari General Coordinator (GC), penyalaan kembang api dilakukan di tribun selatan timur, merembet ke tengah, dan barat selatan. Akibat dua pelanggaran di laga kontra Persija, PSIS harus membayarkan denda sebesar 100 juta rupiah. SK kedua yang dikirimkan oleh PSSI dengan nomor 016/L1/SK/KD-PSSI/VI/2019, terkait tingkah laku buruk suporter, terjadi pada laga Persebaya Vs PSIS. Dalam surat tersebut, oknum suporter PSIS kedapatan melemparkan botol ke dalam lapangan. Akibatnya, 75 juta harus dibayarkan oleh PSIS. Total denda yang harus dibayarkan yakni 175 juta rupiah. Tentu saja, hal tersebut sangat merugikan PSIS. Karenanya, pihak PSIS menghimbau, para suporter untuk menaati peraturan yang ada sehingga klub kebanggaan masyarakat Semarang bisa menghindari sanksi-sanksi lain di pertandingan selanjutnya. #PSIS

A post shared by PSIS Semarang (@psisfcofficial) on

CEO PSIS, A S Sukawijaya atau Yoyok Sukawi, mengatakan bahwa ia telah menyiapkan langkah antisipatif dengan mengevaluasi dua pertandingan kandang ketika menjamu Kalteng Putra dan Persija. Langkah antisipatif pertama adalah panitia yang mendokumentasikan video di setiap stan.

“Pertama, panitia akan diwajibkan membuat rekaman di setiap tribun. Jadi, nantinya akan diketahui bahwa sebenarnya ada pitch atau tidak dan bisa menjadi bukti kami,” kata Yoyok kepada wartawan, Senin (17/06/19).

Langkah kedua adalah rencana untuk membentuk tim untuk menyapu pedagang yang menjual air mineral dalam botol di stand. Langkah ini adalah proposal dari pendukung yang cemas.

“Benar, seharusnya tidak ada botol yang masuk ke tribun. Itu akan menyapu lebih erat,” kata Yoyok.

Mengenai peristiwa yang dilakukan oleh pendukung yang tidak bermoral, Yoyok juga menyesalkan tindakan tersebut. Bahkan Yoyok mengundang pendukung kontribusi untuk membayar denda tim berjuluk Mahesa Jenar.

“Kami menyesali pelemparan botol dan penembakan kembang api yang dilakukan dalam pertandingan. Ayo, sekarang para pendukung kontribusi membayar denda,” katanya seperti dikutip dari akun Instagram PSIS.

TVOne Sport

 

Baca Juga :

Tugas Skuat PSS Sleman Usai Libur Lebaran

KickOff Liga 2 Seminggu Lagi, Masih Banyak Klub Bermasalah

TvOne Sport
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos