Michel Platini Sang Raja Sepakbola Terancam Penjara

Michel Platini Sang Raja Sepakbola Terancam Penjara

TVOne Sport – Roda kehidupan terus berputar. Michel Platini, Raja dalam sepak bola yang memiliki trofi ketika bermain, sekarang diancam dengan hukuman penjara. Berita mengejutkan datang dari Platini pada Selasa (18/06/19). Orang Prancis itu ditangkap dan ditahan di kantor Anti Korupsi Kepolisian Yudisial Perancis sehubungan dengan tuduhan dugaan korupsi dan suap Qatar untuk menjadi tuan

TVOne Sport Roda kehidupan terus berputar. Michel Platini, Raja dalam sepak bola yang memiliki trofi ketika bermain, sekarang diancam dengan hukuman penjara.

Berita mengejutkan datang dari Platini pada Selasa (18/06/19). Orang Prancis itu ditangkap dan ditahan di kantor Anti Korupsi Kepolisian Yudisial Perancis sehubungan dengan tuduhan dugaan korupsi dan suap Qatar untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Platini telah lama dicurigai ‘bermain’ dalam penawaran Piala Dunia 2022. Namanya termasuk dalam pusaran kasus korupsi dan suap yang membuat Qatar mengalahkan Amerika Serikat untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 pada 2010.

Pertemuan Platini dengan Presiden Prancis Nikola Sarkozy dan Tamim bin Hamad al-Thani, Pangeran Qatar, 10 hari sebelum pengumuman penawaran diduga diminta dalam penyelidikan yang dilakukan setelah penangkapan ‘Raja’. Selama bermain, Platini dijuluki Le Roi atau Raja. Maklum, pemain yang berperan sebagai gelandang serang saat aktif merumput itu menguasai sepakbola Eropa.

Masa kejayaannya datang pada 1984 hingga 1986. Dalam rentang waktu itu, ia memenangkan serangkaian gelar bersama Juventus termasuk Liga Eropa (format lama Liga Champions), Piala Super Eropa, dan dua kali Scudetto.

Di tim nasional Prancis, Platini juga memimpin negaranya untuk memenangkan Piala Eropa 1984 dan mengklaim tempat ketiga di Piala Dunia 1986. Platini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak kedua Les Bleus sepanjang masa dengan 41 gol. Penampilannya yang luar biasa membuat Platini memenangkan gelar Ballon d’Or tiga kali berturut-turut pada tahun 1984, 1985 dan 1986.

Setelah pensiun sebagai pemain pada tahun 1988, Platini segera menjabat sebagai ofisial UEFA. Dia bertugas di Komite Pengembangan Teknis UEFA dari tahun 1998 hingga 1990.

Platini kemudian naik menjadi Exco UEFA dan anggota Eropa Exco FIFA sejak tahun 2002. Karirnya terus meningkat untuk menjadi ketua Komite Teknis dan Pengembangan FIFA, pada saat yang sama juga menjadi wakil presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF).

Pada tahun 2007, Platini maju untuk menjadi kandidat presiden UEFA dan akhirnya mampu menggulingkan rezim Lennart Johansson yang telah berkuasa selama hampir 17 tahun. Platini kemudian menjabat sebagai pemimpin sepakbola Eropa hingga 2015.

Pada 2016, Platini telah merencanakan untuk maju ke Presiden FIFA setelah Sepp Blatter mengundurkan diri. Tapi, ia kemudian membatalkan niatnya, di tengah namanya yang mulai terseret skandal korupsi di tubuh FIFA.

Kini, Platini ‘sang Raja’ tampaknya telah menemui ajalnya di sepakbola. Karirnya yang terus meningkat sejak menjadi pemain untuk menjadi pemegang saham sepakbola, terancam berakhir di penjara jika terbukti bersalah dalam kasus dugaan korupsi dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2022.

TVOne Sport

 

Baca Juga :

PSG Sudah Siap Lepas Neymar

Mbappe Yakin 200% Akan di PSG Musim Depan

TvOne Sport
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos